Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan merupakan bidang keahlian yang berkonsentrasi untuk mengembangan kompetensi siswa dalam proses kegiatan produksi. Dijabarkan lebih luas maka pembelajaran proses kegiatan produksi tersebut mencakup cara pengoperasian mesin, pengaturan mesin, proses pengukuran, perhitungan gaya dan eleman mesin, pembuatan produk, serta prosedur pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Lebih detail, kompetensi keahlian pemesinan di SMK Negeri 2 Jember akan dijabarkan sebagai berikut:

Apa yang spesial dari Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Jember?

Pertama, Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Jember telah menerapkan Standar Operasional Prosedur Manajemen Mutu Internasional ISO 9001 : 2015 yang disahkan TUV NORD Internasional dan termasuk dalam kategori manajemen baik. Kedua, Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Jember juga telah menjalin kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan Siswa (PKL) bersertifikat yang tersebar di dalam kota, luar kota dalam provinsi, dan luar kota luar provinsi. Ketiga, pada tahun 2017 Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Jember telah mendirikan program Kelas Industri (KI) dengan PT. INKA (Persero) yang selanjutnya disebut dengan INKA Class. Kelas industri tersebut merupakan kelas unggulan di Kompetensi Keahlian Teknik Pemesianan dibawah binaan PT.INKA (Persero). Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan Link and Match kompetensi antara yang dikembangkan di sekolah dengan kebutuhan di industri sehingga membuka peluang bagi siswa lulusan Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan untuk bekerja di PT. INKA (Persero).

 

Bagaimana Kerangka Kurikulum pada Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Jember?

Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Jember adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Industri Logam dan Mesin. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Pemesinan dapat digambarkan sebagai berikut :

1) Memahami dasar kekuatan bahan dan komponen mesin,

2) Memahami prinsip dasar kelistrikan dan konversi energi,

3) Memahami proses dasar perlakuan logam,

4) Memahami proses dasar teknik mesin,

5) Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3),

6) Menggunakan peralatan pembandingan dan/atau alat ukur dasar,

7) Mengukur dengan alat ukur mekanik presisi,

8) Menggunakan perkakas bertenaga/operasi digenggam,

9) Menggunakan perkakas tangan,

10) Menginterpretasikan sketsa,

11) Melaksanakan penanganan material secara manual,

12) Menggunakan mesin untuk operasi dasar,

13) Membaca gambar teknik,

14) Melakukan pekerjaan dengan mesin bubut,

15) Melakukan pekerjaan dengan mesin frais,

16) Melakukan pekerjaan dengan mesin gerinda,

17) Mengeset mesin dan program mesin NC/CNC (dasar),

18) Memprogram mesin NC/CNC (dasar),

19) Menggunakan mesin bubut (kompleks),

20)Memfrais (kompleks),

21) Menggerinda pahat dan alat potong,

22) Mengoperasikan mesin NC/CNC (Dasar),

23) Mengelas dengan proses las busur metal manual,

24) Mengelas dengan proses las oksi-asetilen,

25) Kerja Plat Dasar,

26) Menggambar 2 D dengan sistem CAD, dan

27) Menggambar 3D dengan sistem CAD.

Bagaimana Sistem Pembelajaran pada Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Jember?

  • Di Kelas X siswa akan lebih banyak menerima pengalaman belajar tentang dasar teknik mesin diantaranya: dasar-dasar teknik mesin, gambar teknik, praktikum kerja bangku dan pengenalan alat-alat perkakas.

  • Di Kelas XI, pada semester ganjil siswa akan mendapat pengalaman belajar mengoperasikan mesin perkakas dasar diantaranya mesin bubut, frais, gerinda duduk, bor, dan pengelasan. Selanjutnya pada semester genap siswa kelas XI akan melaksanakan PKL di DUDI selama 6-10 bulan.

  • Di Kelas XII, pada semester ganjil siswa akan mendapat pengalaman belajar advanced dari pengoperasian mesin perkakas. Sedangkan pada semester genap siswa akan lebih banyak melaksanakan ujian.

Prestasi Apa Saja Yang Telah Diraih Oleh Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri Jember?

Pertama, Kompetensi keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Jember memiliki peralatan praktik yang cukup lengkap, maka tidak heran kalau Kompetensi Keahalian ini sering kali dipercaya untuk menjadi salah satu tuan rumah dalam penyelenggaraan lomba dibidang teknik mesin, diantaranya menjadi tuan rumah dalam ajang bergengsi di tingkat SMK yaitu Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Wilayah Kerja 2 pada tahun 2019. Peserta dalam Wilayah Kerja 2 meliputi Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Jember, dan Banyuwangi, sedangkan cabang lombanya yaitu Lomba CNC Milling, Metrologi, dan Gambar CADD. Kedua, dalam kurun waktu satu tahun terakhir siswa dari Kompetensi Keahlian Teknik Pemesianan telah meraih berbagai juara lomba bergengsi, yaitu :

1) Juara 3 lomba LKS CNC Milling Wilker 2 tahun 2019,

2) Juara 3 lomba LKS CADD Wilkerj 2 tahun 2019,

3) Juara 3 LKS Metrologi tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2020,

4) Juara 2 Lomba Mechanical Engineering Drawing Competition di Politeknik Negeri Surabaya (PPNS) tahun 2020, dan

5) Juara 1 LKS CNC Milling tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2020, serta akan mewakili propinsi Jawa Timur dalam ajang LKS Tingkat Nasional tahun 2020.

OUTCOME LULUSAN SEBAGAI TENAGA KERJA TINGKAT MENENGAH.

Landasan yurudis tentang outcome lulusan SMK telah dijelaskan dalam UUD tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 15 tahun 2003 yang menyatakan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang bertujuan untuk menyiapkan lulusan yang siap bekerja. Bertolok dari landasan tersebut, SMK Negeri 2 Jember dengan konsekuen menjadi lembaga pendidikan tingkat menengah yang menyiapkan siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan untuk mampu mengisi lapangan kerja di dunia usaha dan indutri. Adapun prospek kerja yang linier dengan kompetensi keahlian Teknik Pemesinan antara lain:

1. OPERATOR MESIN

Jenis pekerjaan ini tanggung jawab untuk mengoperasikan, mengontrol, dan memastikan mesin produksi dapat berjalan sesuai standar guna keberlangsungan produksi sebuah perusahaan. Syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang operator mesin diantaranya: memiliki kemampuan dasar teknik mesin seperti pemaknaan simbol-simbol teknik mesin dan mampu memahami bahasa teknik (gambar teknik), memiliki kompetensi prosedur pengoperasian mesin, memiliki kemampuan logika sederhana, memahami perosedur pelaksanaan Keselamatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta sehat jasmani dengan kemampuan fisik yang memadai dan tidak buta warna.

Profesi ini merupakan salah satu jenis pekerjaan yang cukup banyak dibutuhkan dalam dunia usaha dan industri diantaranya di perusahaan pertambangan, pembangkit, perusahaan minyak dan gas, maupun perusahaan manufaktur baik milik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Contoh pekerjaan ini diantaranya operator mesin perkakas konvensional (bubut, frasi gerinda dan sejenisnya), operator mesin CNC, dan operator mesin produksi skala besar. Lingkup kerja sebagai operator mesin sangat sesuai dengan background bidang keahlian Teknik Pemesinan. Disampaing hal tersebut, sesuai dengan KKNI yang menyatakan bahwa profesi sebagai operator mesin merupakan kualifikasi kerja para lulusan SMK sehingga profesi ini sangat cocok diisi oleh siswa lulusan kompetensi keahlian Teknik Pemesinan sebagai tenaga kerja tingkat menengah.

2. CNC PROGRAMMER

CNC Programer merupakan jenis pekerjaan yang mengkombinasikan kemampuan teknik dibidang mesin dengan kemampuan menggunakan komputer. Bidang pekerjaan ini menuntut kreativitas dan inovasi karena kegiatan produksi produk menggunakan mesin CNC berdasarkan rancangan dari programer. Programer CNC akan bergelut dengan kode-kode numerik, menggunakan software CNC (exp: Master CAM) sehingga kemampuan menggunakan komputer sangat dibutuhkan pada profesi tersebut. Pengalaman belajar siswa tentang Mata Pelajaran Teknik Pemesinan NC-CAM menjadi bekal kompetensi bagi siswa untuk bekerja menjadi CNC Programer sebagai tenaga kerja tingkat menengah.

3. DRAFTER

Komunikasi dalam setiap pekerjaan bidang teknik khususnya di bidang teknik mesin menggunakan bahasa gambar yaitu: semua instruksi kerja dalam proses produksi suatu produk disampaikan melalui Gambar Teknik / Gambar Kerja. Media ini merupakan jembatan antara Drafter produk dengan pembuatan produk (operator mesin), berdasarkan hal tersebut maka di dalam gambar kerja harus memuat berbagai informasi ketentuan produk diantaranya: bentuk detail produk, ukuran produk, spesifikasi bahan, hingga langkah pengerjaaan produk.

Profesi sebagai Drafter ini memiliki ranah kerja untuk membuat Detail Gambar Teknik / Gambar Kerja untuk bidang pemesinan. Seorang Drafter inilah yang memiliki tanggung jawab untuk membuat Gambar Kerja dari jenis produk yang direncanakan untuk dapat diteruskan sebagai pedoman pengerjaan produk oleh operator mesin. Seorang drafter harus memiliki kemampuan gambar teknik yang baik, memiliki kemampuan hand sketch, dan mampu mengoperasikan software desain berbasis komputer. Pengalaman belajar siswa pada Mata Pelajaran Gambar Teknik dan Mata Pelajaran Gambar Teknik Manufaktur memberikan bekal bagi siswa lulusan Teknik Pemesinan untuk bisa mengisi profesi Drafter sebagai tenaga kerja tingkat menengah.

4. MAINTENANCE AND REPAIR

Sesuai dengan namanya, profesi maintenance and repair (perawatan dan perbaikan) ini memilih ranah kerja untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin-mesin produksi. Sama halnya dengan operator mesin, profesi ini pada umumnya juga cukup banyak dibutuhkan dalam sebuah perusahaan. Profesi ini dibutuhkan karena perlunya perawatan dan perbaikan terhadap kendala kerusakan pada mesin produksi yang mengakibatkan kegiatan produksi menjadi terhambat.

Seorang yang bekerja pada bagian maintenance and repair harus memiliki kemampuan dasar mesin seperti simbol-simbol mesin dan bahasa teknik, perosedur pelaksanaan Keselamatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam bekerja, tidak buta warna, memiliki kemampuan elemen mesin yang baik, memahami prosedur penggunakan alat-alat perkakas sesuai standard, serta sehat jasmanni dan memiliki kemampuan fisik yang memadai sesuai standar.

OUTCOME LULUSAN MELANJUTKAN PENDIDIKAN TINGGI

Lulusan kompetensi keahlian Teknik Pemesinan yang ingin melanjutkan ke pendidikan Tinggi secara linier dapat mengambil jurusan Teknik Mesin. Bidang ini akan lebih banyak membahas ilmu teknik mengenai aplikasi dari prinsip fisika untuk analisis, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Ilmu ini membutuhkan pengertian mendalam atas konsep utama dari cabang ilmu mekanika, kinematikateknik material, termodinamika dan energi.

Jurusan Teknik Mesin pada umumnya terdiri dua macam yaitu Program Studi (Prodi) Teknik Mesin (S.T/D.IV Tekik Mesin) dan Program Studi Pendidikan Teknik Mesin (S.Pd/S.Pd.T). Pertama, Prodi Teknik Mesin menekankan pada mata kuliah Keilmuan Bidang Teknik Mesin secara mendalam guna kepentingan analisis research. Lulusan dari Prodi Teknik Mesin akan menjadi seorang Enggineer atau Insinyur bidang teknik mesin. Insinyur teknik mesin memiliki ranah kerja dalam mendesain dan menganalisis pembuatan kendaraanpesawat, pabrik industri, peralatan dan mesin industri dan lain sebagainya.

Kedua, Prodi Pendidikan Teknik Mesin (S.Pd/S.Pd.T) mengkombinasikan mata kuliah bidang pendidikan dan mata kuliah bidang teknik mesin. Lulusan pada program ini akan dibekali dengan dua kemampuan yaitu kemampuan dibidang pendidikan/pengajaran dan kemampuan bidang teknik mesin. Lulusan program studi ini akan mencetak calon guru pendidikan kejuruan (SMK) bidang teknik mesin diantaranya: guru Teknik Pemesinan, guru Teknik Pengelasan, dan sejenisnya.

OUTCOME LULUSAN SEBAGAI ENTEPRENEUR

Banyaknya pengalaman belajar siswa tentang pengoperasian dan penggunaan mesin perkakas selama melaksanakan pendidikan di Sekolah dan Mata Pelajaan Produk Kreatif dan Kewirausahaan yang di substasikan dalam kelompok mata pelajaran kejuruan, memberikan peluang bagi siswa untuk bisa dikembangkan untuk membangun sebuah usaha mandiri. Beberapa usaha yang adapat dikembangkan oleh siswa dalam bidang pemesinan diantaranya 1) usaha pengelasan, 2) usaha reparasi mesin, 3) usaha reparasi kendaraan , dan beberapa usaha sejenis.

SELAMAT BERGABUNG DI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK MESIN

SMK NEGERI 2 JEMBER

“PROUD TO BE MECHANICHAL ENGINEERING”